Gumam Malam - It always been You

Halo, selamat malam.

Waktu yang paling kunantikan tiap waktu. Dimana hari terasa lebih indah ketika malam, banyak bintang. Menyadarkan alam ini tercipta dengan sangat indah dan sempurna. Manusia bukan makhluk yang sempurna, tapi jangan lupa untuk bersyukur.

Ya, sulit memang bersyukur di kala orang sekitarmu mendapatkan apa yang mereka inginkan. Sedangkan Tuhan memberikan apa yang saya butuhkan. Tapi jangan pernah lupa untuk bersyukur. Atas segala karuniaNya.

Bersyukur atas apa yang kamu miliki; dua kaki, dua tangan, satu mulut, dua telinga, dua mata, satu hidung, sepuluh jari tangan, sepuluh jari kaki. Jangan melupakan hal seremeh itu!

Tuhan memberikan semua itu tak semerta-merta hanya sebagai pelengkap. Selalu ada makna dibalik ciptaanNya. Bersyukurlah, dengan semua itu kamu bisa melakukan apapun yang kamu inginkan, kamu bisa kesana-kemari, berbicara semaumu, makan mie instan, hingga bersosialisasi. Semua bisa kamu lakukan karena ciptaanNya.

Ya, Tuhan memang memberikan apa yang saya butuhkan saat ini. Tuhan mungkin ingin melihat, apa yang mampu saya lakukan jika hidup dengan apa yang saya butuhkan bukan inginkan. Mungkin sebelumnya saya hidup atas apa yang saya inginkan, bukan butuhkan. Hingga akhirnya Tuhan ingin melihat kemampuan saya yang telah hidup dan telah melalang buana di dunia ini selama 20 tahun. Bersekolah, bercengkarama, belajar, berorganisasi, berpendapat, berkarya.

Apakah dengan semua pengalaman-pengalaman itu saya mampu menggapai, mencapai apa yang Tuhan ingin lihat dan harapkan?

Saya harap saya mampu, Tuhan.  Engkau tidak pernah tidur. Engkau melihat apa yang saya lakukan di sini.

Ya, saya arogan. Maafkan saya Tuhan, mungin karena itu saya masih harus belajar. Beri saya waktu, beri saya pelajaran hingga akhirnya saya mampu dan lolos melewati semua ini seperti kemampuan yang kau harapkan. Tapi kemampuan apa yang harus mencapai semua keinginanmu Tuhan?
Aku berdoa tiap waktu, menangis memohon padaMu. Hanya kepadaMu. Hanya ada namaMu dan keluarga kecil ku dalam doaku. Aku tidak ingin mendua. Maafkan aku Tuhan. Tapi aku selalu menangis dalam sujudku. Di saat itulah aku merasa bisa selalu di dekatMu, menyentuhMu dengan erat:

'Peluk aku Tuhan. Ku mohon.... Peluk aku, dekatkan aku, biarkan aku berlari mengejarMu. Sampai kapanpun... aku akan selalu berusaha mengejarmu meskipun tak mungkin aku bisa berada di lubuk terdalamMu. Ku mohon berikan aku cahayamu, sedikit saja. Aku tahu kamu mencintai maklukMu. Aku tahu kamu Maha Pemaaf atas segala dosa yang ku perbuat. Peluk aku selalu, bawa aku tidur dalam pelukanMu, bimbing aku menuju jalan terbaikMu. Peluk aku Tuhan. Peluk aku...Tak ada pelukan lain yang bisa menenangkan dan menghangatkan tubuku selain pelukanMu. Aku butuh pelukanMu... Maafkan aku, maafkan perkataanku yang tak pantas, tapi kumohon... peluk aku selalu....'

Terima kasih atas segala yang Kau berikan kepadaku. Aku berada di antara orang-orang yang mencintaiMu. Mereka terus mengajakku untuk memelukMu, mengejarMu, memohon padaMu. Terima kasih telah menciptakan aku, terima kasih telah memberikan keluarga terbaik yang pernah ku miliki. Mereka adalah alasan mengapa aku bisa hidup sampai saat ini. Terima kasih aku berada di keluarga besar yang sangat peduli, yang tak pernah lelah untuk mengingatkan dan selalu hadir untukku. Terima kasih telah menghadirkan sosok-sosok lain yang menjadi penyemangatku tiap waktunya. Terima kasih ya Allah terima kasih. Jika aku masih diberikan kesempatan untuk berdoa padaMu, ku mohon jagalah mereka. Berikanlah mereka kesehatan, kebahagiaan tiada tara, dan berikanlah mereka yang terbaik karena mereka telah melakukan banyak hal baik dalam hidupnya.

(Aku yang dulu, akan, dan selalu mengagumi, mencintai, memohon, mengejar, dan memelukMu)

Selamat malam, bulan. Kamu adalah salah satu dari jutaan alasan yang membuat saya bersyukur hidup di dunia ini. Melihatmu memberikan kesadaran untuk selalu bersyukur tiap waktu)))

Comments

Popular Posts