Gumam Pagi - Percakapanku denganNya

Selamat pagi!

Hari ini adalah hari ke-18 berpuasa. Sebentar lagi Lebaran...

Boleh gak, kalau saya request sama Tuhan untuk memperpanjang bulan Ramadan tahun ini?  Ada yang berbeda di bulan ini. Saya bahkan merasa lebih buruk dari tahun sebelumnya (( Tapi suasana di bulan Ramadan selalu sama. Kebahagiaan, kebersamaan, dan berbagi kepada orang lain. Alhamdulillah, saya masih melihat itu semua di balik hitamnya dunia politik yang sudah tercampur dengan hal-hal yang tidak seharusnya.

Saya enggak akan membahas itu di sini. Hanya ingin mengambil momen hehe karena ini bulan Ramadan, saya mau berbagi sedikit tentang makna sebuah lagu melow pemikiran lain di balik lagu yang hits pada zamannya...Ihiy!

Judulnya "Untukmu Aku Bertahan", iya lagunya Afgan. Kalau Afgan menyanyikan lagu ini untuk fans tercintanya a.k.a Afganisme, kalau saya untuk Dia.

Entah kenapa setiap liriknya saya selalu ingat tentang Dia. Setiap mendengarkan lagu itu, Dia selalu hadir di pikiran saya dan selalu saja berhasil membuat saya luluh... Wajar sih, saya merasa banyak berdosa dan memang karenaNya saya bisa bertahan hingga saat ini. Sungguh semua karenaNya.

Dia-lah teman sejati kasih ku, di setiap hariku
UntukMu aku akan bertahan...

Di dalam lirik lainnya juga, saya merasa sedang berbicara denganNya. Dia mencoba menenangkan ku di kala aku tersesat dalam kegelapan. Dia teman sejati yang tidak akan pernah meninggalkanku....

Tenanglah kekasihku
Ku tahu hatimu menangis
Beranilah tuk percaya
Semua ini pasti berlalu
Meski takkan mudah
Namun kau takkan sendiri

Ku ada di sini....

Totally, itu Dia. Dia sedang berbicara padaku. Dia tidak akan meninggalkanku.... Melalui lagu itu, aku selalu ingat Dia di saat senang maupun sedih. Bahkan mostly di saat saya senang karena saya bersyukur banget Dia selalu menemani kapanpun, dimanapun saya, kapanpun itu. Dia selalu hadir untukku, Aku tidak akan sendirian....

Oleh karena itu, saya berdoa padaNya 'Mohon izinkan saya untuk bisa bertemu dengan bulan Ramadan di tahun selanjutnya, Tuhan. Aku masih ingin ditemani. Aku masih ingin bermanja ria denganMu. Aku juga masih ingin menangis dan berkeluh kesah padaMu. Aku masih ingin berterima kasih atas segala hal yang Engkau berikan kepadaku. Izinkan aku ya untuk bertemu dengan bulan Ramadan tahun depan. Amiiiin'


-----

Udah gitu aja, iya tau katanya anak konten tapi tulisannya gak berurutan, gak konsisten mau pake aku saya atau gue. Ya, Maaf.....

Comments

Popular Posts