'Seberapa Kenal Kamu dengan Diri Sendiri?'

#30DaysWritingChallenge - Seberapa Kenal Saya dengan Diri Saya?


Pernah nggak merasa, kalau orang lain kadang lebih banyak tahu tentang kita dibanding diri kita sendiri?

Saya juga merasakan hal yang sama. Dan hal tersebut pula yang menantang saya untuk menuliskan tentang personaliti saya melalui #30DaysWritingChallenge, yang saya temukan di Twitter beberapa waktu lalu.

Beberapa pernyataan selanjutnya, mungkin adalah Asti yang saya kenal dan ketahui. Enggak memungkiri kalau di luar sana ada preferensi yang berbeda setelah mengenal saya. Karena sudut pandang setiap orang pasti berbeda-beda. Apalagi kalau dilihat berdasarkan kondisi yang berbeda-beda. Tanpa panjang-lebar, mari izinkan saya untuk menceritakan tentang personaliti saya dari perspektif diri sendiri.

Saya bukan orang yang percaya dengan astrologi, tapi ada beberapa yang cocok dengan personaliti saya sebagai seorang Libra, sesuai dengan lambang 'timbangan'. Iya, saya termasuk salah satu orang yang enggak mau condong ke A dan B. Saya lebih memilih netral dan enggak mau memihak manapun. Untuk menentukan pilihan, saya mesti memikirkan terlebih dulu hal positif, negatif, dan risiko setelahnya. Tapi, tenang, itu enggak selalu terjadi, kok. Meskipun terlihat sangat objektif, seorang Libra, biasanya, selalu 'enggak enakan'. Jadi, kadang semua pikiran yang udah dipikirkan Libra bisa ambyar begitu saja, hanya karena perasaan enggak enak dengan orang lain.

Terkesan sangat baik memang, tapi ada hal negatifnya. Saat bingung mau memilih yang mana, saya akan menanyakan beberapa pendapat teman, dan selalu berakhir dengan pilihan saya sendiri. Iya, kalau saya sudah mau sesuatu, beberapa pendapat orang lain enggak saya dengar karena saya sangat menginginkan itu. Jadi, kadang teman saya suka bete sendiri kalau saya nanya pendapatnya karena percuma, toh, saya akan mengambil pilihan pertama saya hehehe. Tapi, itu biasanya terjadi saat saya bingung mau makan apa dan beberapa kasus saja.

Disclaimer, itu Libra ala saya dan beberapa bacaan yang saya baca ya. Enggak bermaksud mengenaralisir, kok, kalau setiap Libra seperti itu.

Salah satu personaliti lain yang saya miliki adalah setia. Iya, bahkan kadang merasa bodoh karena terlalu setia terhadap satu hal. Karena saat saya menentukan pilihan pada satu hal, saya akan bekerja keras sepenuh hati untuk melakukan yang terbaik pada hal tersebut. Hal ini bisa berujung baik dan buruk. Iya, buruk karena membuat saya buta dan enggak melihat sekitar. Alhasil, jadi sakit sendiri karena terlalu merasa naif. Hal positifnya, saya terbiasa melihat suatu hal dari ide/gagasan, hal itu lah yang kadang membuat saya percaya bahwa hal tersebut layak untuk saya pertahankan.

Hal lain yang mungkin sudah diketahui orang sekitar, saya pelupa. Banyak hal yang sering kali saya lupakan, padahal itu penting. Iya, saya mudah terdistraksi. Karena hal itu, saya mengatasinya dengan banyak membaca seputar personal development. Tujuannya sederhana, agar hidup saya lebih terorganisir dan bisa jadi reminder saya untuk menghindari beberapa barang kecil yang sering dilupakan. Di saat yang sama, saya juga kadang sangat perfeksionis dalam beberapa hal.

Ohiya, membahas kalau saya pelupa, ada momen di mana saya takut sekali terkena Alzheimer karena terlalu sering melupakan hal-hal penting. Saking takutnya, saya selalu bilang ke orang kalau saat saya keluar rumah seperti bekerja, kuliah, dsb, saya tidak menggunakan kerudung, berarti saya sakit Alzheimer. Iya, kalau sudah sampai tahap melupakan hijab, pasti ada sesuatu yang enggak beres.

Di luar itu semua, masih ada personaliti lain yang ingin saya ceritakan. Tapi, kurang lebih itu lah 3 personaliti yang paling saya kenal dalam diri saya.

Siapapun kamu yang membaca tulisan ini, boleh banget untuk ikut #30DaysWritingChallenge dan berbagi cerita tentang personaliti kamu di hari pertama ini. Selamat mencoba dan have a nice day!

Comments

Popular Posts